Laporan Prakerin PROSEDURE PENAGIHAN REKENING LISTRIK
LAPORAN
PRAKTIK KERJA LAPANGAN
(PKL)
PROSEDUR
PENAGIHAN REKENING LISTRIK
DI PT PLN
(PERSERO) RAYON KROYA
Diajukan Untuk Memenuhi
Syarat
Ujian Akhir Sekolah
Menengah Kejuruan Negeri Nusawungu
Tahun Pelajaran 2018/2019

Disusun oleh :
Nama
: Novita Andrayani
Tingkat : XII (dua
belas)
NIS : 3523
Program
Studi Keahlian : Keuangan
Kompetensi
Keahlian : Akuntansi
PEMERINTAH
PROVINSI JAWA TENGAH
DINAS
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK
NEGERI NUSAWUNGU
Jl.
Perintis-Klumprit-Nusawungu Telp/fax (0282) 5500450
Email : smkn_nswg@yahoo.co.id
Cilacap KODE POS 53283
LEMBAR
PENGESAHAN SEKOLAH
Laporan PKL ini telah disetujui
oleh pembimbing sekolah dan disahkan oleh kepala SMK Negeri Nusawungu pada :
Hari : .................................
Tanggal : .................................
Nusawungu,
.........................2018
Disetujui,
Ketua Paket Guru Pembimbing
Keahlian Akuntansi
LAELI
SETIAWATI S.Pd MUFTI SUPRIHADI S.Pd
NIP. 19740520 200801 2 006 NIP. 19690214 200801 11005
Mengetahui
Kepala SMK Negeri
Nusawungu
NAVY HARDIATI DIAN MINTARSIH S.Pd, M.Pd
NIP.
19671212 199003 2006
LEMBAR
PENGESAHAN INDUSTRI
Laporan PKL ini telah disetujui
oleh pembimbing Industri PT PLN (Persero)
Rayon Kroya pada :
Hari :
..................................
Tanggal : ...................................
Cilacap,
.........................2018
Mengetahui
Kepala
PT PLN (Persero)
Rayon Kroya Pembimbing
Industri
Alfuad Ramadhian Wahyu
Rahman Wisandiko
LEMBAR
PENGUJIAN
Laporan PKL ini telah diuji dan
dipertahankan dihadapan penguji sekolah
pada :
Hari, tanggal :
Tempat :
Nusawungu, 2018
|
Penguji
I
NIP.
|
Penguji
II
NIP.
|
MOTTO
DAN PERSEMBAHAN
MOTTO
1.
Tak ada kata menyerah untuk meraih impian
2.
Tiada kesuksesan yang
dapat diraih tanpa adanya usaha, kerja keras, dan do’a
3.
Pendidikan
merupakan perlengkapan paling baik untuk hari tua
4.
Belajarlah dari masa
lalu, hiduplah dimasa sekarang dan rencanakan untuk masa depan.
PERSEMBAHAN
1. Kedua
orangtua yang membimbing, mendidik, serta
membiayai penyusun dalam menuntut ilmu.
2. Kepada
para sahabat dan teman-teman seperjuanganku
3. Pembaca yang budiman
KATA
PENGANTAR
Assalamu’alaikum
Wr.Wb
Puji
syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada
penulis sehingga dapat menyusun dan menyelesaikan laporan Praktik Kerja
Lapangan (PKL) dengan baik. Laporan Praktik Kerja Lapangan ini disusun
berdasarkan data-data dan pengalaman yang diperoleh penulis selama melaksanakan
Praktik Kerja Lapangan di PT PLN (Persero) Rayon Kroya sebagai salah satu
persyaratan akademik untuk mengikuti Ujian Akhir Semester SMK Negeri Nusawungu
Tahun Pelajaran 2018/2019. Penulis
menyadari bahwa penulisan laporan Praktik Kerja Lapangan yang disusun ini masih
jauh dari sempurna. Maka dari itu penulis mengharapkan kritik yang membangun
dari pembaca.
Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini tidak
terlepas dari bantuan dan dukungan dari beberapa pihak. Dalam kesempatan ini
penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu
dalam menyusun laporan ini:
1.
Navy Hardiati
Dian Mintarsih,S.Pd,M.Pd selaku kepala SMK Negeri Nusawungu.
2.
Laeli Setiawati,
S.Pd selaku ketua paket keahlian akuntansi SMK Negeri Nusawungu.
3.
Mufti Suprihadi,
S.Pd selaku pembimbing SMK Negeri Nusawungu
4.
Alfuad Ramadhian
selaku pimpinan di PT PLN (Persero) Rayon Kroya
5.
Wahyu Rahman Wisandiko selaku pembimbing industri
6.
Terimakasih
kepada orangtua yang senantiasa memberikan dukungan, semangat, serta motivasi.
Laporan ini
masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu penyusun mengharapkan kritik,
saran, serta masukan yang membangun. Semoga laporan ini bermanfaat bagi para
pembaca maupun bagi penyusun sendiri.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb
Nusawungu, 2018
Penyusun
Novita Andrayani
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL.......................................................................................... i
LEMBAR
PENGESAHAN SEKOLAH............................................................ ii
LEMBAR
PENGESAHAN INDUSTRI............................................................ iii
LEMBAR
PENGUJIAN ………………………………………………………
iv
MOTTO
DAN PERSEMBAHAN...................................................................... v
KATA
PENGANTAR......................................................................................... vi
DAFTAR
ISI....................................................................................................... viii
BAB
I PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang......................................................................................... 1
B. Tujuan
Penyusunan Laporan.................................................................... 1
C. Alasan
Pemilihan Judul............................................................................ 2
D. Faktor
Pendukung dan Penghambat........................................................ 2
E. Rumusan
Masalah..................................................................................... 3
BAB
II PELAKSANAAN PEKERJAAN
A. Dasar
Teori............................................................................................... 4
B. Persiapan
Kerja......................................................................................... 7
C. Keselamatan
Kerja ................................................................................... 8
D. Bahan
Dan Alat ....................................................................................... 8
E. Langkah
Kerja.......................................................................................... 9
F. Pemeriksaan ............................................................................................. 10
G. Hasil
Kerja................................................................................................ 10
BAB
III PENUTUP
A. Kesimpulan............................................................................................... 11
B. Pengembangan
Produk ............................................................................ 11
C. Saran-
Saran ............................................................................................. 12
DAFTAR
PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Praktik Kerja Lapangan (PKL)
adalah suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian profesional yang
memadukan secara sistematik dan sinkron program keahlian di sekolah dengan
tuntutan keahlian profesional tertentu di lapangan kerja melalui kegiatan
bekerja secara langsung didunia kerja.
Sesuai dengan tujuan sistem
pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) guna mempersiapkan lulusan yang
handal dan profesional untuk memasuki dunia kerja maka Praktik Kerja Lapangan
(PKL) mempunyai beberapa tujuan, diantaranya:
1.
Membandingkan
pengetahuan maupun praktik yang telah diperoleh di sekolah dengan di dunia
kerja
2.
Untuk
meningkatkan dan mengembangkan kreativitas dan mental siswa dalam memasuki
dunia kerja
3.
Menambah
pengetahuan dan pengenalan terhadap aspek-aspek usaha yang profesional di
lapangan kerja
4.
Sebagai bekal
siswa dalam memasuki dunia kerja sesuai dengan program keahlian
5.
Mengembangkan
keterampilan pekerjaan yang meliputi pengetahuan keterampilan dan sikap etos
kerja, baik untuk pekerja tingkat awal maupun lanjut
6.
Memudahkan
pengenbangan karir dan keterampilan kehidupan melalui eksplorasi di dunia kerja
B. Tujuan
Penyusunan Laporan
1.
Tujuan bagi
siswa
a.
Sebagai syarat
untuk mengikuti Ujian Akhir Semester SMK Negeri Nusawungu Tahun Pelajaran
2018/2019
b.
Untuk
meningkatkan keterampilan yang dimiliki siswa guna untuk menghadapi dunia kerja
c.
Sebagai
persiapan siswa untuk memasuki dunia kerja
2.
Tujuan bagi
sekolah
a.
Memenuhi program
kurikulum yang telah ditetapkan oleh pemerintah
b.
Untuk menjalin
kerjasama antara sekolah dengan dunia usaha
c.
Untuk
meningkatkan kualitas siswa SMK dalam menghadapi dunia kerja.
C. Alasan
Pemilihan Judul
1.
Penyusun
berkeinginan untuk menambah wawasan tentang Prosedur Penagihan
Rekening Listrik
2.
Penyusun merasa
tertarik dengan materi penagihan rekening listrik
3.
Sebagai ilmu
dalam penerapan untuk bekerja nanti
D. Faktor
Pendukung dan Penghambat
1.
Faktor Pendukung
a.
Suasana
lingkungan yang kondusif
b.
Dukungan
orangtua baik secara moral maupun material
c.
Keramahan dan
kekeluargaan para pegawai yang ada di PT PLN (Persero ) Rayon Kroya
2.
Faktor
Penghambat
a.
Kurangnya
komunikasi dengan pihak industry
b.
Banyak waktu
luang saat menunggu pekerjaan
c.
Perasaan ragu
saat melaksanakan tugas karena kurangnya pengetahuan
E. Rumusan
Masalah
1.
Bagaimana
prosedur penagihan rekening listrik di PT PLN (Persero) Rayon Kroya itu?
PELAKSANAAN KERJA
A. Dasar Teori
1.
Tinjauan Umum
Perusahaan
A.
Sejarah Singkat
Perusahaan
PT PLN (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara
(BUMN) yang bergerak dibidang pendistribusian listrik. PT PLN (Persero)
didirikan pada 27 Oktober 1945 di
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Direktur utamanya adalah Sofyan Basir.
Perusahaan ini didirikan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan
kemakmuran rakyat secara adil dan merata serta mendorong peningkatan kegiatan
ekonomi.
B. Visi dan
Misi Perusahaan
Visi : Diakui sebagai perusahaan kelas dunia
yang bertumbuh
kembang, unggul,dan terpercaya dengan bertumpu
pada potensi
insani
Misi :
1.
Menjalankan
bisnis kelistrikan dan bidang lain yang terkait, berorientasi pada kepuasan
pelanggan, anggota perusahaan dan pemegang saham
2.
Menjadikan
tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat
3.
Mengupayakan
agar tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi
4.
Menjalankan
kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan.
1.
Pengertian Prosedur
Prosedur adalah serangkaian aksi yang
spesifik, tindakan atau operasi yang harus dijalankan atau dieksekusi dengan
cara yang baku (sama) agar
selalu memperoleh hasil yang sama dari keadaan yang sama.
Sedangkan
menurut para ahli yang lain mengenai prosedur adalah sebagai berikut :
b.
Menurut Zaki Baridwan
(1990:3)
Prosedur merupakan urutan pekerjaan
klerikal, yang melibatkan beberapa orang dalam suatu bagian atau lebih, disusun
untuk menjamin adanya perlakuan yang seragam terhadap transaksi yang terjadi.
c.
Menurut Jerry Fitz
Gerald dkk (1971)
Prosedur adalah suatu urut-urutan yang
tepat dari tahapan-tahapan instruksi yang menerangkan apa yang harus
dikerjakan, siapa yang mengerjakannya, kapan dikerjakan, dan bagaimana
mengerjakannya.
2.
Pengertian Piutang
Piutang menurut Sudarsono (1997:62)
yaitu semua tagihan kepada seseorang atau badan usaha atau kepada pihak lainnya
dalam satuan uang, yang timbul dari transaksi masa lalu.
Menurut Baridwan Zaki (2007:124)
piutang yaitu yang berasal dari penjualan barang atau jasa yang dihasilkan
perusahaan, dalam kegiatan perusahaan yang normal, biasanya akan dilunasi dalam
jangka waktu kurang dari satu tahun, sehingga dikelompokan ke dalam aktiva
lancar.
Menurut Mulyadi (2002:87) piutang
merupakan klaim kepada pihak lain atas uang, barang, atau jasa yang dapat
diterima dalam jangka waktu satu tahun, dan dalam satu siklus kegiataan
perusahaan.
Piutang dapat diklasifikasikan
sebagai piutang usaha atau piutang non usaha. Piutang usaha yaitu piutang yang
terjadi dari usaha pokok perusahaan, misalnya piutang dagang dan piutang jasa.
Sedangkan piutang non usaha yaitu piutang yang terjadi selain dari usaha pokok
perusahaan, misalnya piutang kepada karyawan, uang muka kekantor cabang dan
piutang bunga.
3.
Pengertian Tagihan
Listrik
Tagihan listrik adalah kewajiban
yang harus dibayarkan oleh pelanggan atas energi listrik yang telah digunakan
sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan.
4.
Tugas Pokok Penagihan
a.
Merencanakan
peningkatan pelayanan penagihan dan penerimaan pembayaran piutang pelanggan.
b.
Menerima dan menyimpan
piutang pelanggan dan daftarnya.
c.
Menyiapkan nota tagihan
atas piutang pelanggan.
d.
Mengirim piutang
pelanggan serta daftarnya kepada pelaksana pelayanan penerimaan pembayaran
(Bank, Koperasi, Loket PLN dan sebagainya).
e.
Melaksankan penagihan
dan pelayanan penerimaan pembayaran piutang pelanggan.
f.
Menerima rekening
listrik yang diperbaiki dan menerima kembali rekening listrik perbaikan.
g.
Memproses piutang
pelanggan .
h.
Memantau dan mengawasi
pelaksanaan penagihan.
i.
Memantau dan mengawasi
rekening listrik yang harus dilunasi.
j.
Menerima piutang
pelanggan ditempat pembayaran.
k.
Melakukan pemeriksaan.
l.
Membuat laporan berkala
dibidangnya.
5.
Pengertian Cater
Cater adalah fungsi yang
melaksanakan perencanaan, penelitian, persiapan, pelaksanaan dan pengendalian
dalam kegiatan pembacaan, pencatatan dan perekaman angka kedudukan meter alat
pengukur kWh meter.
6.
Proses Kegiatan
Pembacaan kWh Meter
Untuk menghitung besarnya listrik
yang dipakai oleh pelanggan, setiap bulannya petugas yang ditunjuk oleh PT PLN (persero) melakukan pencatatan
meter ke alamat pelanggan. Petugas yang melaksanakan pembacaan diatur menurut
area, rute, dan hari pembacaan.
7.
Prosedur Penagihan
Tunggakan yang Ideal
Untuk melakukan proses penagihan yang ideal
dibutuhkan sistem atau aturan-aturan yang dapat bekerja secara optimal. Sistem
penagihan ideal tidak hanya bergantung dengan kecanggihan alat teknologi yang
digunakan, melainkan faktor sumber daya manusia juga berperan penting dalam
memperlancar proses sistem penagihan dengan baik dan optimal.
B. Persiapan
Kerja
Sebelum
melaksanakan suatu pekerjaan hendaknya terlebih dahulu melakukan persiapan
kerja, yaitu :
1.
Mempersiapkan
diri dan berdoa sebelum memulai pekerjaan
2.
Menyiapkan
peralatan dan perlengkapan yang diperlukan unutuk bekerja
3.
Siapkan mental
dan fisik agar pekerjaan berjalan dengan lancar
C. Keselamatan
Kerja
Keselamatan kerja sangat penting dalam melaksanakan
seatu pekerjaan, agar kita dapat terhindar dari bahaya atau resiko sebuah
pekerjaan. Berikut ini hal-hal yang menyangkut keselamatan kerja yaitu:
1.
Berdoa sebelum
memulai pekerjaan
2.
Mengenakan
pakaian sesuai aturan instasi
3.
Mengikuti
prosedur kerja dengan baik dan benar
4.
Konsultasi
dengan pembimbing apabila terjadi kesalahan
5.
Memastikan hasil
pekerjaan terselesaikan dengan baik, benar dan tepat waktu
D. Bahan dan
Peralatan
Untuk
memperlancar jalannya kerja, dibutuhkan beberapa bahan dan peralatan. Bahan dan
peralatan tersebut adalah sebagai berikut :
1.
Bahan
a.
Token (pulsa
listrik)
b.
Kwh meter
2.
Peralatan
a.
Bolpoint
b.
Steples
c.
Cap dan stempel
d.
Cater
e.
Kalkulator
f.
Komputer
E. Langkah
Kerja
1.
Pelaksanaan penagihan
rekening listrik ini dilaksanakan sebulan sekali yang dimulai dari fungsi
pembacaan meter, yang kemudian hasil baca meter tersebut diolah oleh fungsi pembuatan
rekening untuk dijual kepada pelanggan PLN.
2.
Persiapan penerimaan
rekening listrik dari fungsi pembuatan rekening maupun dari fungsi pelayanan.
3.
Mutasi penambahan dan
pengurangan sampai dengan saldo akhir per bulan maupun saldo seluruhnya
diproses dengan media komputer.
4.
Proses menggabungkan
rekening listrik menghasilkan data induk saldo loket PLN seluruh unit.
5.
Persiapan pengiriman
rekening listrik ketempat
pembayaran dilakukan dengan
mempersiapkan daftar rekening listrik.
6.
Setelah jadwal
tanggal pembayaran tiba, pelanggan
secara bergantian membayar tagihan rekening listrik ditempat pembayaran secara tertib dan teratur.
7.
Berdasarkan saldo
pelunasan setiap hari akan dibuatkan :
·
Daftar rekening yang
lunas atau tidak lunas
·
Bukti penyetoran uang
ke kasir
·
Ikhtisar mutasi piutang
pelanggan
8. Kemudian
kantor PLN cabang akan mencatat daftar rekening listrik yang lunas atau belum
lunas yang telah dibayar di payment point, serta mencatat bukti penyetoran
uang.
F. Pemeriksaan
Dilakukan pemeriksaan terhadap pekerjaan yang telah dilakukan.
Pemeriksaan tersebut meliputi :
1.
Pemeriksaan
terhadap identitas pelanggan apakah sudah sesuai dengan identitas di KTP
2.
Pemeriksaan
terhadap jumlah uang yang sudah dibayarkan untuk pembayaran tenaga listrik
3.
Pemeriksaan
terhadap persyaratan apakah sudah benar dan lengkap.
G. Hasil Kerja
Setelah
melakukan langkah kerja adapun hasil kerja yang diperoleh antara lain :
1.
Data-data
pelanggan untuk penagihan rekening listrik sudah benar
2.
Persyaratan
pelanggan sudah lengkap
PENUTUP
A. Kesimpulan
Setelah penyusun melaksanakan prakerin selama 3 bulan
di PT PLN (Persero) Rayon Kroya dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut :
1.
Prakerin
merupakan sarana yang paling tepat untuk menggali pengalaman dan pengetahuan
penyusun
2.
Pengertian tagihan
listrik adalah kewajiban yang harus dibayarkan oleh pelanggan atau energi
listrik yang telah digunakan sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan.
3.
Sistem penagihan ideal
tidak hanya bergantung pada kecanggihan alat teknologi yang digunakan melainkan
faktor sumber daya manusia juga berperan penting dalam memperlancar proses
sistem penagihan dengan baik dan optimal.
4.
Apabila pembayaran
rekening listrik melewati waktu yang telah ditetapkan, maka pelanggan akan
dikenakan sanksi pemutusan sementara dan biaya keterlambatan yang besarnya
disesuaikan dengan daya yang digunakan oleh pelanggan tersebut.
B. Pengembangan
Produk
1.
Adanya struktur
organisasi yang menunjukkan garis wewenang dan tanggungjawab yang jelas untuk
masing-masing bagian.
2.
Dilakukan
seleksi yang ketat bagi para calon karyawan dengan persyaratan tertentu dengan
diikuti tes tertulis untuk mengetahui pengetahuan yang dimiliki oleh karyawan.
C. Saran-saran
1.
Untuk perusahaan
a.
Bagi pihak manajemen PT PLN (Persero) untuk
melakukan evaluasi atas kebijakan dan regulasi perusahaan di masa mendatang
b.
PT PLN (Persero)
diharapkan dapat meningkatkan penjualan tenaga listrik guna mendukung
perkembangan perusahaan.
c.
Untuk pemasangan
listrik prabayar seharusnya tidak terlalu lama dan rumit sehingga pelanggan
tidak mengeluh atas pemasangan listrik prabayar.
2.
Untuk sekolah
a.
Hendaknya pihak
sekolah member tugas kepada guru pembimbing untuk lebih sering mengunjungi
siswa PKL dan menanyakan hambatan-hambatan yang dihadapi penyusun.
b.
Menjalin
kerjasama yang baik antara sekolah dengan pihak perusahaan
c.
Sebaiknya siswa
PKL diberikan pengetahuan lebih banyak mengenai materi-materi yang dipraktikan
di dunia kerja .
3.
Untuk siswa
a.
Setelah
melaksanakan PKL siswa hendaknya lebih mematuhi peraturan.
b.
Menjaga nama
baik sekolah dan industri.
c.
Percaya diri dan
selalu bertanya kepada pembimbing tentang apa yang belum dipahami.
Komentar
Posting Komentar