LAPORAN PRAKERIN PEMBUATAN HANDRAIL



PEMBUATAN HANDRAIL
DI PT ENCONA INTI INDUSTRI CILACAP
Description: C:\Users\City\Downloads\smk.jpg
                                       




Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Mengikuti
Ujian Akhir Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Nusawungu
Tahun Pelajaran 2018/2019

Disusun oleh :

NAMA                                                : WALUYO UTOMO
TINGKAT                                          : XII ( DUA BELAS ) TP 1
NIS                                                     : 3224
PROGRAM STUDI KEAHLIAN    : TEKNIK MESIN
PAKET KEAHLIAN                         : TEKNIK PEMESINAN






Description: Jawa-Tengah.png


Description: iso.jpg

 
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI
NUSAWUNGU
Jl Perintis, Klumprit – Nusawungu – Cilacap  Kode pos 53283
Surat elektronik : smkn_nswg@yahoo.com Telp/fax (0282) 55004





Laporan Praktik Kerja Industri ini telah disetujui oleh pembimbing industri PT Encona Inti Industri di Cilacap pada :

                       

Hari                             : ...................................................
                        Tanggal                       : ...................................................




                                                                                      Cilacap,      Oktober 2018
Mengetahui,
Manager
PT Encona Inti Industri                                                Pembimbing industri



Agus Hardianto. ST                                                    Toto Supriadi







Laporan Praktik Kerja Industri ini telah disetujui oleh pembimbing sekolah dan disahkan oleh kepala SMK Negeri Nusawungu pada :

Hari                 : ........................................................
                        Tanggal           : ........................................................             


      Nusawungu,       Oktober  2018
Ketua Paket Keahlian
Teknik Pemesinan                                                 Pembimbing Sekolah


Drs. Wiwiet Triwyanto                                       Drs. Edi Priyanto
NIP. 19641007 200701 1 015                                          NIP. 19680803 200012 1 001

Mengetahui
      Kepala SMK Negeri Nusawungu



Navy Hardiati Dian Mintarsih, S.Pd., M.Pd.
NIP. 19671212 199003 2 006



            Laporan Praktik Kerja Industri ini telah diuji dan dipertahankan dihadapan penguji sekolah pada :

            Hari                 :   Selasa
            Tanggal           :   18 September 2018


                                                                                Nusawungu,      Oktober 2018
Penguji I                                                                  Penguji II


M. Dwi Prasetyo, S.Pd.                                         Drs. Edi Priyanto
NIP. 1640810 200701 1 017                                  NIP. 19680803 200012 1 001










MOTTO
1.    Jadikanlah hari ini lebih baik dari hari kemarin dan jadikanlah hari esok lebih baik dari hari ini
2.    Doa tanpa usaha sama saja bohong, usaha tanpa doa sama saja sombong
3.    Pengalaman adalah guru yang terbaik
4.    Man Jadda Wa Jadda
5.    Pilihlah hobi yang akan medekatkanmu pada cita-cita
PERSEMBAHAN
1.      Kepada orang tua yang selalu memberi motivasi dan kasih sayang
2.      Ibu Navy Hardiati Dian Mintarsih, S.Pd., M.Pd. selaku kepala SMK Negeri Nusawungu
3.      Bapak Sulasdi, S.Pd. Selaku waka Humas Du/Di SMK Negeri Nusawungu
4.      Ibu Mustika Istiani, S.Pd. selaku pokja Praktik Kerja Industri
5.      Bapak Drs. Wiwiet Triwyanto selaku Ketua Paket Keahlian  Teknik Pemesinan
6.      Bapak Drs. Edi Priyanto selaku pembimbing sekolah
7.      Bapak Agus Hardianto selaku Manager PT Encona Inti Industri
8.      Bapak Toto Supriadi selaku pembimbing industri
9.      Bapak, Ibu guru dan Keryawan SMK Negeri Nusawungu
10.  Pembaca






Dengan mengucap rasa syukur pada Tuhan Yang Maha Esa atas segala puji dan karuniaNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan ini dengan baik. Laporan ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat Ujian Akhir Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Nusawungu.
Rasa syukur dan terima kasih sedalam-dalamnya penulis sampaikan kepada semua pihak yang berperan dan membantu dalam terselesainya laporan ini terutama penulis tunjukan pada :
1.        Ibu Navy Hardiati Dian Mintarsih, S.Pd., M.Pd. selaku kepala SMK Negeri Nusawungu
2.        Bapak Sulasdi, S.Pd. Selaku waka Humas Du/Di SMK Negeri Nusawungu
3.        Ibu Mustika Istiani, S.Pd. selaku pokja Praktik Kerja Industri
4.        Bapak Drs. Wiwiet Triwyanto selaku Ketua Paket Keahlian  Teknik Pemesinan
5.        Bapak Drs. Edi Priyanto selaku pembimbing sekolah
6.        Bapak Agus Hardianto selaku Manager PT Encona Inti Industri
7.        Bapak Toto Supriadi selaku pembimbing industri
8.        Bapak, Ibu guru dan Keryawan SMK Negeri Nusawungu
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini masih banyak kekeliruan dan jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu dengan hati terbuka penulis menerima kritik dan saran yang bersifat membangun. Penulis berharap semoga laporan ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca.
     Nusawungu,      Oktober 2018
Penyusun

Waluyo Utomo

                                                                                                                             













Praktik Kerja Industri merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan profesional yang memadukan secara sistematis dan sinkron program pendidikan di sekolah dengan tuntutan keahlian profesional tertentu di lapangan kerja melalui kegiatan bekerja secara langsung didunia kerja sesuai tujuan praktik kerja industri yaitu memenuhi sebagian persyaratan mengikuti Ujian Akhir Nasional di SMK Negeri Nusawungu.
Laporan adalah suatu bentuk pertanggungjawaban atas sebuah pekerjaan yang dijalani guna mengetahui apa yang dikerjakan dan nantinya sebagai tugas setelah pekerjaan itu selesai, keberhasilan penyusunan laporan yang telah dibuat yaitu apabila diterima oleh pembimbing atau pimpinan industri dan laporan telah disetujui maka selesailah tugas laporan tersebut.
Mengingat materi yang ada dan terbatasnya waktu yang akan diperlukan untuk melaksanakan penyusunan laporan maka dalam penyusunan laporannya pun sangat terbatas.
Bagi siswa tujuan penyusunan laporan antara lain :
1.      Agar memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan kejuruan.
2.      Bekal untuk memasuki lapangan kerja.
3.      Sebagai bukti tertulis bahwa penulis telah melaksanakan Pratik Kerja Industri.
Adapun alasan pemilihan judul laporan praktik kerja industri ini adalah sebagai berikut :
1.      Penulis berkeinginan menambah pengalaman dan pengetahuan
2.      Penulis tertarik pada pekerjaan ini karena lebih mudah
Dalam penyusunan laporan prakerin terdapat beberapa macam faktor pendukung dan penghambat antara lain :
1.      Faktor Pendukung
a.       Alat dan bahan untuk melakukan pekerjaan yang memadai.
b.      Adanya pembibing industri yang profesional.
2.      Faktor Penghambat
a.       Kurangnya pengetahuan tentang mesin yang digunakan dalam pembuatan handrail.
b.      Sedikit waktu yang disediakan untuk prakerin.
Berdasarkan apa yang terdapat pada faktor penghambat maka dapat dirumusan sebagai berikut :
1.      Apa yang dimaksud dengan Handrail ?
2.      Mesin apa saja yang digunakan dalam pembutan Handrail ?
3.      Bagaimana cara membuat Handrail ?










Nama Perusahaan        : PT ENCONA INTI INDUSTRI
Manager                      : Agus Hardianto, ST.
Alamat                                    : Jalan singalodra No.1 Cilacap, Cilacap Selatan.
Telp                             : 0282-534687-534311
Sejarah Berdirinya Industri
            Pada tahun 1974 berdiri sebuah perusahaan dari jepang yang diberi nama Permiko, yang bergerak dibidang contruction. Perusahaan permiko sudah mengekspor hasil produk hingga ke jepang bahkan sampai ke mesir. Namun seiring berjalannya waktu perusahaan ini mulai bangkrut dan banyak karyawan yang di PHK tepatnya pada tahun 2011 dan pada tahun tersebut juga Permiko dijual kepada PT ENCONA INTI INDUSTRI yang bergelut dibidang civil, building. Karena banyak aset permiko yang tertinggal maka bidang pekerjaan PT ENCONA INTI INDUSTRI pun bertambah menjadi civil, building dan contruction. Setelah ganti nama encona banyak kosumen yang datang memesan produk terutama pada bidang konstruksi.
Visi dan Misi
Visi
1.      Mengutamakan keselamatan kerja
2.      Mengutamakan 3s (senyum,salam,sapa)
Misi
1.      Mencari pekerjaan sebanyak banyaknya untuk mensejahterakan karyawan
2.      Bekerja sebaik mungkin untuk memuaskan konsumen

Struktur Kepengurusan                                  


 







Bidang pekerjaan :
1.      Pengeboran
2.      Pengelasan
3.      Pembubutan
4.      Pemotongan
5.      Penggerindaan
6.      Pengepresan
Hasil Produk :
1.      Plat embedeed
2.      Handrail
3.      Bucket
4.      Support
Pelanggan
1.      PLBC
2.      PT Triston
3.      PT Singgarang
4.      PT PBAS

1.      Pengertian Handrail
Handrail adalah rel yang dirancang untuk digenggam oleh tangan sehingga memberikan stabilitas atau dukungan. Handrail berfungsi sebagai pengaman antar ruang terbuka lantai balkon dengan sisi luar agar orang tidak terjatuh dan pegangan untuk orang disaat naik atau menuruni tangga. Handrail biasnya dipasang pada lantai.
2.      Mesin Yang Digunakan Untuk Membuat Handrail
a)      Mesin Gerinda Potong
b)      Reamer (Peluas)
c)      Mesin Las Listrik
d)     Mesin Bor
e)      Mesin Gerinda Tangan

a)      Mesin Gerinda Potong
Mesin Gerinda Potong yaitu mesin pemotong benda dengan menggunakan pisau potong beupa batu gerinda yang tipis yang fungsinya untuk memotong benda kerja yang terbuat dari besi. Prinsip kerja mesin ini hampir sama dengan mesin gerinda secara umumnya yaitu pisau potong ( Batu gerinda) berputar memotong benda kerja yang diam, dijepit dengan bantuan pencekam guna agar ketika melakukan pemotongan, benda kerja tidak mudah bergerak sehingga hasil potongan akan sesuai dengan yang didinginkan.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhunaLFNRdzSQYcC7SHVR2Q_XWxHzhAY2toAuasordKCbZIwJvP7XR53kPQl4OnH2wq025RITphF6OzS_snJaVDlRiexfHejqElltBMWS5C7tRD88Mqch7OgsYQpAn8gP0TgtM2TsPEKwQ/s255/2063112_cutoffhitachicc14sf.jpg
Bagian –bagian mesin Gerinda 
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgNXRAMfXwQD4gjb7Z__FMs4JvCEhB2ZX15kVIXaXLFmltOnyQR3zB0K2Bq6jISpUTUP05sezwF16o2OCDZKzD3BQl_5gCkpNgXvGQwOkqABxGGPBFIhAs2hjJ14z03uuG6WuoQl0cj37g/s320/IMG_8340.JPGDescription: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEizCWk_P3e0xdPb7coMgI3beppzIKcGKR5zZLZ0ttvSxX6Vmz3_AdR5fDv36i-xPE0p_Uc_W0aMx1UUUF6r10uCCEZ2JzdRZf6UV7vNNgfWBtqlpTBvaLpbihpW84q3VeVeQ9DE2pXd_uQ/s320/IMG_8338.JPG
a.        Handel pengangkat
b.        Tutup Pisau Potong (dinamis)
c.        Tutup pisau potong ( statis)
d.       Pisau potong (Batu gerinda)
e.        Skala pengukur sudut potong
f.         Plat pelindung percikan
g.        Dudukan
h.        Stang pengunci
i.          Pengunci ulir
j.          Lengan ulir pencekam
k.        Tombol on off
l.          Pengunci pisau potong
m.      Motor
n.        Pengunci handel saat diangkat
o.        Pembatas kedalaman potong
p.        Kabel power
q.        Karet dudukan

b)      Pengertian Reamer atau Peluas
Reamer (Peluas) adalah alat potong untuk memperbesar dan memperhalus permukaan lubang yang telah kita siapkan sebelumnya. Lubang hasil pengeboran kadang-kadang hasilnya masih kasar atau saat hendak dimasukkan batang atau benda pasangannya tidak cukup longgar (sesak), maka untuk mengatasi hal seperti ini diperlukan adanya perluasan lubang menggunakan alat reamer.
Jenis-Jenis Reamer atau Peluas
1)      Peluas Tangan
Sebuah alat untuk membesarkan lubang tangan yang lebih lancip lagi atau memimpin  (seperti mata bor) di depan dari pada membesarkan lubang mesin.
2)      Peluas Mesin
Sebuah alat untuk membesarkan lubang mesin hanya memiliki sangat sedikit mengarah masuk Karena membesarkan lubang dan benda kerja adalah pra-sejajar dengan mesin tidak ada risiko.
Bagian-Bagian Reamer atau Peluas
1)        Tangkai adalah bagian peluas yang di cekam.
2)        Badan adalah bagian dari reamer yang mempunyai beberapa pisau dengan alur diantaranya alur lurus atau sepiral.
3)        Pengarah berguna untuk memelihara ukuran yang tetap, memperhalus permukaan, memberi ukuran yang baik.
4)        Kepala adalah bagian yang memotong dalam perluasan

c)      Pengertian Mesin Las Listrik
Description: Image

Las listrik juga biasa disebut las busur listrik, yaitu proses penyambungan logam dengan menggunakan tenaga listrik sebagai sumber panas. Jadi sumber panas pada las listrik ditimbulkan oleh busur api arus listrik, antara elektroda las dan benda kerja. Benda kerja merupakan bagian dari rangkaian aliran arus listrik las. Elektroda mencair bersama-sama dengan benda kerja akibat dari busur api arus listriik. Gerakan busur api diatur sedemikian rupa, sehingga benda kerja dan elektroda yang mencair, setelah dingin dapat menjadi satu bagian yang sukar dipisahkan.
Macam-Macam Mesin Las Listrik
1)        Mesin Las Arus Bolak Balik (Mesin Las AC)
Description: Image
Gambar 2.4 mesin las listrik AC
Mesin las arus bolak balik memperoleh busur nyala dari transformator, dimana dalam pesawat las ini arus dari jaring–jaring listrik dirubah menjadi arus bolak–balik oleh transformator yang sesuai dengan arus yang digunakan untuk mengelas, sehingga mesin las ini disebut juga mesin las transformator. Karena langsung menggunakan arus listrik AC dari PLN  yang memiliki tegangan yang cukup tinggi dibandingkan kebutuhan pengelasan yang hanya membutuhkan  tegangan berkisar 55 Volt sampai dengan 85 Volt maka mesin las ini menggunakan transformator (Trafo) step-down, yaitu trafo yang berfungsi menurunkan tegangan.

Kelebihan dari mesin las arus bolak balik(AC)
·         Perlengkapan dan perawatan lebih murah
·         Kabel massa dan kabel elektroda dapat ditukar untuk mempengaruhi yang dihasilkan
·         Nyala busur kecil sehingga mengurangi timbulnya keropos pada rigi-rigi las
Kekurangan dari mesin las arus bolak balik (AC)
·         Tidak dapat dipergunakan untuk semua jenis elektroda
·         Tidak dapat digunakan untuk mengelas semua jenis logam
Mesin Las Arus Searah (Mesin Las DC)
Description: Image
Gambar 2.5 mesin las listrik DC
Arus listrik yang digunakan untuk memperoleh nyala busur listrik adalah arus searah. Arus searah ini berasal dari mesin berupa dynamo motor listrik searah. Dinamo dapat digerakkan oleh motor listrik, motor bensin, motor diesel, atau alat penggerak yang lain. Mesin arus yang menggunakan motor listrik sebagai penggerak mulanya memerlukan peralatan yang berfungsi sebagai penyearah arus. Penyearah arus atau rectifier berfungsi untuk mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC).
Keuntungan pengelasan dengan arus searah antara lain :
·         Setiap jenis elektroda dapat digunakan pada mesin las DC
·         Tingkat kebisingan lebih rendah
·         Mesin las lebih fleksibel, karena dapat diubah ke arus bolak-balik atau arus searah
·         Dapat dipergunakan untuk mengelas plat yang tipis
Mesin Las Ganda (Mesin Las AC-DC)
   Description: Image
Gambar 2.6 mesin las listrik AC DC
Mesin las ini mampu melayani pengelasan dengan arus searah (DC) dan pengelasan dengan arus bolak-balik. Mesin las ganda mempunyai transformator satu fasa dan sebuah alat perata dalam satu unit mesin. Keluaran arus bolak-balik diambil dari terminal lilitan sekunder transformator melalui regulator arus. Adapun arus searah diambil dari keluaran alat perata arus. Pengaturan keluaran arus bolakbalik atau arus searah dapat dilakukan dengan mudah, yaitu hanya dengan memutar alat pengatur arus dari mesin las. Mesin las arus ganda dapat menyuplai arus antara 25 ampere sampai 140 ampere yang digunakan untuk mengelas plat – plat tipis, baja anti karat (stainless steel) dan alumunium. Untuk mengelas benda kerja yang tebal ,arus dapat disetel 60 – 300 ampere.



d)     Pengertian Mesin Bor
Mesin bor adalah suatu jenis mesin gerakanya memutarkan alat pemotong yang arah pemakanan mata bor hanya pada sumbu mesin tersebut (pengerjaan pelubangan). Sedangkan Pengeboran adalah operasi menghasilkan lubang berbentuk bulat dalam lembaran-kerja dengan menggunakan pemotong berputar yang disebut BOR.
Jenis-Jenis Mesin Bor
1)        Mesin bor meja 
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjrXEwxMvAP5Z_MYtUABR1Efgldq6F2KNQaAkn5v40rv9JP9-P_Hdhgg5d_j_qdCaIdXM7DMO6l9NdtcEBvvks3YjZYkFfPtn9e41Glv5zU-xTLNqNL-UMmlbTO-zV7C7DQeKXcjMycr88A/s1600/a3.png
Mesin bor meja adalah mesin bor yang diletakkan diatas meja. Mesin ini digunakan untuk membuat lobang benda kerja dengan diameter kecil (terbatas sampai dengan diameter 16 mm
2)        Mesin bor tangan (pistol) 
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNnHUN6mxl60LlxAiJGZCjfOPDnnDChLvAIuFzc80fpKWjkNK0EzaiiDoLJc8e04Zozuwme-Z3Yg3DwAuN9-8VP7dG9Vqff-lBCxTBaR60sfBgqIAcqqaMKmL4WR2B-2nPdnpUClu7vNxS/s1600/a4.png
Mesin bor tangan adalah mesin bor yang pengoperasiannya dengan menggunakan tangan dan bentuknya mirip pistol. Mesin bor tangan biasanya digunakan untuk melubangi kayu, tembokmaupun pelat logam. Khusus Mesin bor ini selain digunakan untuk membuat lubang juga bisa digunakan untuk mengencangkan baut maupun melepas baut karena dilengkapi 2 putaran yaitu kanan dan kiri.
Mesin bor Radial 
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYH61x2POtouWbRTqpksd7kJNc-HY8XNXB8h8evSrPmK6hzxQqXDDTt5hi0LW1KJyiG2ZK9xnDR6JXdWoJydf6m2OHsxZS12MrGEHmVotZRnf7oEE1Wt8wX8XTpkHXBfPXL-KhTd383BhX/s1600/a5.png
Mesin bor radial khusus dirancang untuk pengeboran benda-benda kerja yang besar dan berat. Mesin ini langsung dipasang pada lantai, sedangkan meja mesin telah terpasang secara permanen pada landasan atau alas mesin. Pada mesin ini benda kerja tidak bergerak. Untuk mencapai proses pengeboran terhadap benda kerja
Mesin Bor Tegak
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqLd1oT_JvpIMDwbdAjfsenzd7mslb9-jjFUMWOWz0QhjQdTiCTG2Stp3VyM_WNExiAiPQkAHgRG5LNSTAoawaCyNDbWhT-3tMw3g4Y2a0BTwGRL8B9f8wqOCwAfJHHuy6Zw0DbC_QMiyh/s1600/a6.png
untuk mengerjakan benda kerja dengan ukuran yang lebih besar, dimana proses pemakanan dari mata bor dapat dikendalikan secara otomatis naik turun. Pada proses pengeboran, poros utamanya digerakkan naik turun sesuai kebutuhan.

e)      Pengertian Mesin Gerinda Tangan

Description: C:\Users\City\Downloads\mgt.jpg
Merupakan mesin yang berfungsi untuk menggerinda benda kerja yang bertujuan untuk mencegah benda kerja seperti pisau dan pahat atau dapat juga bertujuan untuk membentuk benda kerja seperti merapikan hasil potongan, merapikan hasil pengelasan, membentuk lengkungan pada bend kerja yang bersudut, menyiapkan permukaan benda kerja untuk dilas, dan lain lain. Pada umumnya mesin gerinda tangan untuk menggerinda atau memotong logam, tetapi dengan menggunakan batu gerinda yang sesuai kita juga dapat menggunakan mesin gerinda pada benda kerja lain seperti kayu, beton, keramik, genteng, dan lain lain.
3.      Cara Membuat Handrail
a)      Persiapan Kerja
Sebelum bekerja perlu diperhatikan persiapan yang dibutuhkan, adapun persiapannya antara lain :
1)      Menggunakan pakaian kerja sebelum bekerja
2)      Persiapkan alat dan bahan yang di perlukan dalam pekerjaan
3)      Memulai bekerja apabila semua alat yang dibutuhkan telah siap
b)      Keselamatan Kerja
Keselamatan kerja adalah hal penting dalam bekerja. Keselamatan kerja menyangkut keselamatan pekerja maupun jiwa raga yang berada disekitar. Hal yang menyangkut keselamatan kerja antara lain :
a)      Berdoalah sebelum memulai pekerjaan.
b)      Gunakan pakaian kerja atau wearpack
c)      Gunakan alat sesuai fungsinya
d)     Jangan senda gurau saat bekerja
e)      Berhati-hati dan konsentrasi dalam bekerja

Text Box: 10Description: C:\Users\City\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\js.jpg

No
Nama Alat
Spesifikasi
Jumlah
Satuan
1
Mesin Gerinda Potong
General
1
Buah
2
Mesin Gerinda Listrik
General
1
Buah
3
Mesin Las Listrik
General
1
Buah
4
Batu Gerinda Potong
Cutting Wheels
1
Buah
5
Meteran
General
1
Buah
6
Rol Kabel
General
1
Buah
7
Sarung Tangan
General
1
Pasang
8
Kacamata
General
1
Buah
9
Earplug
General
1
Buah
10
Mesin Bor Tuner
General
1
Buah
11
Reamer
1
Buah
12
Kap Las
General
1
Buah
13
Elektroda
General
1
Buah
14
Faceshield
General
1
Buah

Bahan
No
Nama Bahan
Spesifikasi
Jumlah
Satuan
1
Pipa Galvanis
2
Batang
1
Batang
2
Mug
1
Buah
3
Besi Plat
100x50x10
1
Buah




1)      Siapkan alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan Handrail.
2)      Pakai pakaian kerja dan alat pelindung diri.
3)      Potong pipa galvanis dengan ukuran 1,5” x 325 mm sebanyak satu batang dan ukuran 1,5” x 300 mm sebanyak dua batang
Description: FB_IMG_15362905846226454Description: FB_IMG_15350202958923743
Gambar 2.12 proses dan hasil pemotongan pipa
4)      Potong besi plat dengan ukuran 100x50x10
Description: C:\Users\ACER\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\dCYKrBKQMSR7MP0205FERbNJ.JPG
Gambar 2.13 besi plat
5)      Setelah melakukan pemotongan masuk pada proses peremeran pada mug. Reamer masing masing lubang pada mug dengan tujuan agar pipa dapat masuk dengan mudah.
Description: Dok baru 2018-09-16 15
Gambar 2.14 Mug
6)      Setelah melakukan proses pereameran selanjutnya masuk pada proses pengelasan pipa. Gunakan mesin las listrik dan elektroda untuk mengelas. Gunakan cetakan(Mal) handrail untuk merangka handrail agar sesuai dengan yang dinginkan. Las pada setiap sambungan agar dapat menjadi satu kesatuan.
Description: C:\Users\ACER\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\f6eVS9E1X2YTLQ13T35LC1SN.JPG
7)      Setelah dilas handrail masuk pada proses penggerindaan yang bertujuan agar hasil pengelasan lebih rapi.
Description: C:\Users\ACER\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\795WbA8AV2fF0d869CHfRQtP.JPG
8)      Selanjutnya handrail masuk pada tahap pengecatan warna dasar yaitu pada bagian yang di gerinda tadi dilakuka proses pengecatan secara manual dengan kuas. Warna yang digunakan adalah warna abu-abu.
9)      Setelah pengecatan dengan warna dasar selanjutnya handrail masuk ada proses finishing yaitu pengecatan secara keseluruhan. Proses pengecatan dilakukan dengan spray gun dengan teknik air brush. Warna yang digunakan adalah warna kuning.
Description: IMG-20180902-WA0019
Gambar 2.17 pengecatan dasar pada handrail
10)  Setelah masuk pada proses finishing lalu tunggu warna pada handrail kering dengan dijemur atau dianginkan dibawah sinar matahari.
11)  Setelah kering handrail siap di pakai.

f)       Hasil Kerja
Description: C:\Users\ACER\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\L9W7yLhT2hSKdFARy79hVbfN.JPG
Setelah handraill sudah jadi, kemudian handril dapat dipasang sesuai fungsinya dan pada tempat yang sebagaimana mestinya.








A.    Kesimpulan
Setelah penulis mengikuti praktik kerja industri, maka penulis dapat mengambil beberapa kesimpulan diantaranya :
1.         Praktik kerja industri merupakan praktik kerja yang bermanfaat dan sebagai pengalaman bagi siswa di dunia kerja.
2.         Penyusun menjadi lebih tau suka dan duka di dunia kerja.
3.         Penusun dapat banyak pengalaman dan pengetahuan yang selama ini belum didapatkan di sekolahan
B.     Pengembangan Produk
       Handrail atau pegangan tangan dirancang untuk digenggam oleh tangan sehingga memberikan stabilitas atau dukungan. Handrail biasanya digunakan pada saat naik atau turun tangga. Handrail banyak digunakan untuk pegangan tangan pada tangga maupun balkon. Penulis yakin dengan adanya proyek besar dengan gedung tinggi di cilacap maka akan membutuhkan banyak handrail dengan jenis yang berbeda sesuai keinginan pelanggan.

C.    Saran-saran
1.      Untuk Industri
a)      Pihak industri bisa memberikan pekerjaan kepada siswa prakeriin setiap hari agar tidak ada siswa prakerin yang menganggur dan bisa bertanggung jawab sebagai mana mestinya.
b)      Pihak industri agar tidak segan menegur siswa yang tidak bekerja dan memberi sanksi kepada siswa yang melanggar tata tertib.
c)      Pihak industri selalu meningkatkan mutu dan kerjasama

2.      Untuk Sekolah
a)      Pihak sekolah agar bisa menjalin kerjasama dengan banyak industri sehingga siswa lebih mudah dalam mencari tempat prakerin.
b)      Pihak sekolah lebih sering monitoring ke bengkel tempat prakerin.
3.      Untuk Siswa
a)      Siswa dapat menyerap ilmu yang diberikan oleh pembimbing
b)      Siswa lebih bersungguh sungguh dalam melaksanakan prakerin


























PT ENCONA INTI INDUSTRI WORKSHOP CILACAP
Harry. 2012, Juli. Mesin gerinda potong. http://harryktf.blogspot.com/2013/07/mesin-gerinda-potong.html
Tera Septe. 2013, April. Reamer atau Peluas. http://terasepte.blogspot.com/2013/04/reamer-atau-peluas.html
Adepras. 2012, Februari. Pengertian mesin bor. http://adepras.blogspot.com/2012/02/pengertian-mesin-bor.html
Dadoen. 2014, Oktober. Pengertian dan fungsi mesin gerinda. http://dadoen1980.blogspot.com/2014/10/pengertian-dan-fungsi-mesin-gerinda_17.html
Dyah Ayu Rahmawati. 2018, juni, 28. macam-macam mesin las listrik. https://dyahayukrahmawati.wordpress.com/2013/06/28/macam-macam-mesin-las-listrik/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN PERAWATAN BERKALA 10.000 KM ENGINE DIESEL TATA SUPER ACE

Laporan Prakerin Service Berkala 20.000 KM

LAPORAN PRAKERIN PERAWATAN DAN PERBAIKAN SISTEM KOPLING PADA KENDARAAN TOYOTA KIJANG 5K